Untaian Hati
{ Curahan Rasa }

Yang indah, Yang tak terlupakan
Yang menyentuh sanubari, Yang menjadi kekuatan
Yang tersirat dalam diam, Berselimut doa dan pengharapan

All About Us
Under of the story " In My Heart "


My Name

Mithlove


My Education

SLTA


My Current

Tak ingin Menyakiti Tak ingin di Sakiti

My Story Song
Boulevard
Greetings Music

My Read links
Islami

Control links

AkudanBintang
BestFriend
Monica
A'a Ndi
K Arf
Kumpulan Cerita

My Archives
04/01/2004 - 05/01/200405/01/2004 - 06/01/200406/01/2004 - 07/01/200407/01/2004 - 08/01/200409/01/2004 - 10/01/200410/01/2004 - 11/01/200412/01/2004 - 01/01/200501/01/2005 - 02/01/200503/01/2005 - 04/01/200504/01/2005 - 05/01/200507/01/2005 - 08/01/2005

Message For Me
Name :
Web URL :
Message :

 



Untaian Hati #CHAT



Untaian Hati Write Today

Satu Asa

Satu asa kembali mendatangi kalbu
Kebimbangan kembali menyelimuti
Bisikan keraguan seakan bersenandung
Bagai mencoba membohongi nurani

Limbung asaku kini
Bagai perahu kecil yang terombang-ambing dihempas ombak
Dipermainkan tangan-tangan jahil sang samudra
Hampa membuat jiwa tergoyah

Kapan semua ini akan berlalu?
Meninggalkan jiwaku yang telah lara
Kulihat waktupun tak mau kalah mempermainkan jiwa ini
Berjalan dengan cepat..tak memberiku kesempatan tuk terlena

Dan jiwa yang telah rapuh
Hanya bisa pasrah pada keadaan...
Pada nasib yang entah akan membawa diri pada kegetiran yang mana lagi?

*MIPH
1 juli 2005

Jkt, Friday, July 01, 2005 ,4:31 AM
( 0 comments )



Untaian Hati Write Today

Untukmu Adinda

Dindaku sayang....
Pejamkan matamu....
Tidurlah Dindaku...
Sebagai pengantar tidurmu
Akan kuceritakan padamu
Tentang bulan dan bintang dilangit
Yang selalu bercahaya menerangi malam

Tentang bunga bunga
Yang bermekaran di pagi hari
Menyambut hadirnya sang surya
Menghiasi persada dengan keindahan
Warna warni dan keharumannya

Tentang indahnya sebuah taman
Di mana kebahagiaan bisa dinikmati
Orang tua dihormati
Dipersembahkan kasih abadi
Semua anak adalah anugrah
Rachmat dari Allah

Tidurlah dindaku sayang
Janganlah menangis

Kini kudendangkan lagu untukmu
Lagu tentang derasnya hujan
Dimana ada alunan merdu
Dalam tiap tetes yang mengalir

Kini sebagai penutup
Dengarlah dindaku sayang...
Kan kulantunkan untaian zikir
Seperti yang sering kita lantunkan bersama dulu
Dikala pagi seusai kita laksanakan sholat subuh

Esok pagi bangunlah sayang
Lakukan itu kembali...
Kemudian...
Sambutlah hari harimuDengan senyummu
Dengan tawa ceriamu
Sambutlah hari esokmu
Semua telah menantimu, merindukanmu

Dan...
Masa depanmu
Menanti disana...
Pasti akan kau raih hari bahagiamu
Doaku kan selalu menyertaimu
Karena aku menyayangimu

Jkt, Friday, April 15, 2005 ,1:48 AM
( 0 comments )



Untaian Hati Write Today

Rindu

Masihkah aku pantas untuk merindui-Mu ?
Setelah sekian lama aku berpaling dari kasih sayangMu
Tapi kerinduan itu tak mampu kubendung lagi
Hanyapada-Mulah yang selalu kurindui
Engkau Yang Maha Memiliki
Maafkan hamba-Mu ini karena tidak kuasa untuk memiliki ciptaanMu
Maafkan hamba jika hamba terlalu mencintainya
Bukankah cinta itu suci ?
Bantu hamba untuk mensucikan cinta itu
Benarkah ini cinta????
Jika ini memang cinta...
Beri hamba kekuatan untuk menjaga kesuciannya
Hamba tidak ingin cinta itu hanya diliputi hawa nafsu yang tak terbendung
Hamba tidak ingin cinta ini menjadi tak bermakna
Ampuni hamba jika hamba tidak dapat membendung rasa rindu ini
Namun jauh dilubuk hati terdalam tidak terpungkiri bahwa hanya Engkau yang kurindu
Untuk apa hidup ini tanpa merindui-Mu
Ampuni hamba

Jkt, Wednesday, March 30, 2005 ,4:08 PM
( 0 comments )



Untaian Hati Write Today

Mampukah aku ?

Mampukah aku menjadi seperti Siti Khadijah?
Agung cintanya kepada Allah dan Rasulullah
Hartanya diperjuangkan ke jalan fisabilillah
Penawar hati kekasih Allah
Susah dan senang rela bersama

Dapatkah ku didik jiwa seperti Siti Aishah?
Isteri Rasulullah yang bijak
Pendorong kesusahan dan penderitaan
Tiada sukar untuk dilaksanakan

Mengalir airmataku
Melihat pengorbanan puteri solehah Siti Fatimah
Akur dalam setiap perintah
Taat dengan ayahnyaYang setia berjuang
Tiada memiliki harta dunia
Layaklah dia sebagai penghulu syurga

Ketika aku marah
Inginku intip serpihan sabar
Dari catatan hidup Siti sarah
Tabah jiwaku
Setabah umi Nabi Ismail
Mengendong bayinya yang masih merah
Mencari air penghilang dahaga
Diterik padang pasir merak
Ditinggalkan suami akur tanpa bantah
Pengharapannya hanya pada Allah
Itulah wanita Siti Hajar

Mampukah aku menjadi wanita solehah?
Mati dalam keunggulan iman
Bersinar indah,harum tersebar
Bagai wanginya pusara Masyitah

Jkt, Wednesday, March 09, 2005 ,11:32 PM
( 0 comments )



Untaian Hati Write Today

DALAM TANYA

Suatu hari....
Tercipta sebuah kisah
Yang merupakan suatu awal
Ada cerita disana
Tentang apa yang terasakan
Yang telah lama tersimpan
Saling mengisi...
Ada tawa disana...
Ada tangis...
Saling terdiam...
Merenungkan kesalahan
Kemudian kerinduan
Mencipta kasih sayang

hmm...
Kasih sayang...
Mengukir banyak tawa
Mengurai airmata
Mencipta banyak kisah
Merajut harapan
Menyulam kerinduan
Akankah terus begitu ?

Hening malam...
Temani aku...
Merenungi semua yang telah ku alami
Mencoba satukan asa yang ada
Mencari senyumnya...
Tawanya....
Cerianya...
Ceritanya...
Tentang hujan
Tentang kesepiannya
Tentang kerinduannya

Sunyi...
Tak ada semua itu menyapa
Yang ada malam yang tetap hening
Membisu...
Dalam tanya.

Jkt, Thursday, January 06, 2005 ,4:53 AM
( 0 comments )



Untaian Hati Write Today

Dimana bahagia itu

Jkt, Tuesday, December 14, 2004 ,7:24 AM
( 0 comments )



Untaian Hati Write Today

SEMUA KARENA CINTA

Sahabat dan Cinta ternyata tak dapat dipisahkan.
Tak akan ada persahabatan tanpa Cinta,
begitu juga tak akan ada Cinta tanpa persahabatan.
Hmm...

SEMUA KARENA CINTA

Dan bila aku berdiri
Tegar sampai hari ini
Bukan karena kuat dan hebatku
Semua karena cinta
Semua karena cinta
Tak mampu diriku dapat berdiri tegak
Terima kasih cinta

Lirik sebuah lagu, yang aku suka
Aku suka karena terkesan dengan liryknya
Yang bagiku begitu dalam mengandung arti.

Semua karena Cinta...
Aku sendiri mengakui,
Ketegaran yang kumiliki bukan karena hebat dan kuatnya diriku.
Tapi semua karena Cinta.
Terutama Cinta pada Sang Maha Pencipta Cinta,
Yang bila kita menncintai-Nya tentu kita akan merasa kuat
Dalam menghadapi apapun cobaan yang menghadang dihadapan kita.
Karena aku percaya cobaan itu datang dari-Nya
Dengan penuh Cinta ...
Untuk menjadikan kita lebih dan lebih bertaqwa.

Kemudian Cinta orang-orang disekelilingku,
Orang tua , keluarga, dan sahabat-sahabatku yang juga kucintai,
Telah memberi nilai tersendiri
Dalam membangun kekuatan hingga kudapat berdiri tegar.
Dimana dengan adanya mereka aku dapat percaya diri
Karena merasa masih ada yang mencintaiku dan kucintai.
Itulah Cinta Yang membuatku dapat terus tegar sampai hari ini

Sejak aku kecil dan lemah,
kekuatan cinta orang tua ku yang menjadikan diriku kuat,
Besar dan dewasa.

Disaat aku merasa sedih dan sendiri,
Ada sahabat-sahabatku yang penuh cinta
Akan menghibur dan memberi kekuatan untukku.

Semua karena cinta,
Ketegaranku bukan karena hebat dan kuatnya diriku.
Tapi karena aku memiliki orang-orang yang mencintaiku
Dan ku cintai sepenuh hati.
Yang dari mereka ku dapat menjadi tegar dan kuat.
Bila bukan karena semua itu, tentu tak akan ada arti diriku saat ini.

Begitu dalamya arti cinta,
Karena itu ku ingin belajar mencinta dengan ketulusan hati,
Agar ku dapat lebih berarti dalam menjalani kehidupan ini,
Dan agar hidup ini dapat kulalui lebih terasa indah.

Terimakasih Cinta.
( untuk orang yang kucinta dan kusayangi )

Jkt, Monday, December 13, 2004 ,7:19 AM
( 0 comments )



Untaian Hati Write Today

Kenangan Bersamamu

Indahnya Bola Matamu

Manisnya Raut Wajahmu

Canda Dan Tawamu

Tak Dapat Kurasakan Lagi

Manisnya Senyummu

Semua Yang Indah

Pernah Kita Rasakan Bersama

Namun Kini

Hanyalah Tinggal Kenangan

Hari hari pun berlalu

Kau pergi meninggalkanku

Tiada Kata Yang dapat Kuucapkan

Hanya Tetesan Air Mata

Semua Yang Indah Kini Tinggal Kenangan

Semua kenangan bersamamu

Selalu hadir dalam hari hariku

Ciri Penampilan Diri Kepribadianmu

Setenang Telaga, Sedamai Samudra

"Engkau Sahabatku "

Betapa aku merasa kehilangan dengan kepergianmu

Masih Kurasa Hangat Tanganmu

Kemesraan Yang Ada

Semua berlalu sudah

Sekilas Nampak Bayangmu

Aku Rindu Ingin Bertemu

Masih adakah kesempatan untukku

walau hanya sekali

sekali saja

Bersamamu

Mengulang kembali masa masa

Yang pernah kita lalui bersama

Kenangan Manis Bersamamu

Tiada akan pernah terlupakan

Selalu terpatri erat dalam hatiku

Jkt, Thursday, December 09, 2004 ,8:48 AM
( 0 comments )



Untaian Hati Write Today

Destinasi Cinta - Mestica

Menyingkap tirai hati
Mengintai keampunan
Di halaman subur rahmat Mu, Tuhan

Tiap jejak nan bertapak
Debu kejahilan
Akan ku jirus dengan madu ke Imanan

Tak ternilai airmata dengan permata
Yang bisa memadamkan api neraka
Andai benar mengalir dari nasuha nurani
Takkan berpaling pada palsu duniawi

Destinasi cinta yang ku cari
Sebenarnya terlalu hampir
Hanya kabur karena dosa di dalam hati
Telah ku redah daerah cinta
Yang lahir dari wadah yang alpa

Tiada tenang ku temui
Hanya kecewa menyelubungi

*Ku gelintar segenap maya
Dambakan sebutir hakikat
Untuk ku semai menjadi sepohon makrifat
Moga dapat ku berteduh di rendang kasih-Mu

Namun ranjaunya tidak akan sunyi
Selagi denyut nadi belum berhenti
Durjana syaitan kan coba menodai
Segumpal darah bernama hati
(Destinasi cinta Ilahi)

Lestarikan wadi kalbuku, oh Tuhanku
Leraikan aku dari pautan nafsu
Biarpun sukar bagiku melamar redha-Mu
Namun masihku mengharap ampunan-Mu
Wahai Tuhanku... Ya Allah...

Jkt, Wednesday, October 20, 2004 ,2:19 PM
( 0 comments )



Untaian Hati Write Today

Resah

Bintang........
Saat ini hatiku resah dan gelisah
Tiada kabar dari rembulanku
Dimanakah dia ?
Ada apa dengan dirinya ?

bintang ....
Tahukah engkau ?
Tentangnya duhai bintangku ?
Sedih hatiku menantikan kabar
Darinya

Jkt, Thursday, October 14, 2004 ,2:17 AM
( 0 comments )



Untaian Hati Write Today

Kembali

Malam bertabur bintang
Ditemukannya kembali
Apa yang pernah terasa hilang
Senyuman disana...
Suara nyanyian....
Kembali didengarnya

Tersenyum penuh haru
Tanpa disadarinya...
Bintang kecil pun turut bernyanyi
Cahaya bintang malam kembali menyapa hatinya
Tiada kata banyak terucap
Namun rasa bahagia melebihi segalanya.

Bagai terulang malam malam yang pernah terlalui
Dimana hatinya pernah merasakan bait kemanisan
Yang selalu terukir saat bersama
Bintang yang mampu menenangi hatinya
Yang dapat membuatnya rindu
Mengukir malam malamnya

Dan merajut hari hari nya
Memberikan sinar kebahagiaan
Membawa hatinya sentiasa berbunga keriangan
Menebarkan sinar kehidupan
Menyuluh menerangi kegelapan...
Merentangkan kehangatan kasih.

Lantas...
Menumbuhkan sayang
Dalam diam perlahan menyuarakan isi hatinya
Secercah bahagia berlabuh disana
Menembus sanubari

Kemudian.......
Bintang malamnya meredup..
Berselimut awan meringkuk...
Dalam kelam...
Tak terlihat...
Hilang dan menjauh...
Meninggalkannya sendirian...
Dalam gelisah......

hingga Rembulan datang menyapa
Menghibur...
Menaburkan kasih penuh cinta

Duhai malam....
Kau adalah saksi
Dialah bintangku

Tetap bintangku yang satu
Yang sentiasa
Menerangi siang dan malamku
Meski rembulan tlah hadir
Membalut hatinya
Menyemaikan benih kasih dan harapan di hatinya
Kau tetap bintangku

Dan...
Malam itu..
Malam bertabur bintang
Ditemukannya kembali
Apa yang pernah terasa hilang
Senyuman disana...
Suara nyanyian....
Kembali didengarnya

Malam yang tiada terlupakan
Bahagia menyambut kembali
Cahaya sinar bintang malam

Jkt, Sunday, October 10, 2004 ,10:23 PM
( 0 comments )



Untaian Hati Write Today

MEMORI

Bintang

Bintang hatiku tiada nyata....
Ku kenali dia hanya pada mata hati..
Ku sayangi dia hanya pada sebuah bicara..
Bicaranya yang menggamit aku...
Bicara yang mengguris rasa..
Supaya selalu berada di sini...
Berdiri di samping dia....
Lakaran rasanya menganyam resah..
Pintalan rindunya mengait rindu..
Lalu ke sini aku lagi..
Pada penantian yang tak pernah berakhir.
Bintang hatiku hanyalah bayang..
Antara nyata dan tidak....
Dia berbisik rindu...
Antara ada dan tiada....
Resah menggetar dada....
Bintang hatiku masih disitu...
Biarpun dia hanya bayangan kelam..
Masih setia menanti..

Hemm...

Meski dalam diam
Rasa kebersamaan tetap ada
Meski tanpa kata
Terasakan yang rasa yang sama
Hmm.....
Menyiratkan yang tersirat


Berharap...?

Ternyata aku tidak berani berharap banyak.
Aku cukup mensyukuri mempunyai perasaan yang indah ini.
Terlalu indah untuk dilewatkan.
Terlalu indah untuk mempunyai perasaan ini.
Bahkan aku tak yakin akan memiliki yang ke dua kalinya.


Ketika...

Dia yang menyukai kerlip cahaya bintang
Dan lembutnya sentuhan nuansa malam
Ternyata menyimpan suatu rasa
Dan rasa itupun dipendamnya
Hanya fikiran dan hati yang berbicara
Malam adalah yang dinantikannya
Kebersamaan membuatnya ceria
Sangat berarti kebersamaan yang dirasa
Walau antara nyata dan tiada
Tak ingin kehilangan rasa itu
Namun tak jua berani berharap
Hanya hati yang berkata
Ketika nuansa samar terselubung disana

From: aku dan bintang
by: putri bintang kecil

Jkt, ,7:02 PM
( 0 comments )



Untaian Hati Write Today

DULU DAN SEKARANG

Dulu engkau pernah datang padaku
Kau ukir senyum kau tawarkan persahabatan
Masih ku ingat saat itu
Bersama sinar bulan menemani bertabur bintang
Betapa indah malam itu
Kita berbagi canda dan bernyanyi bersama

Dulu engkau menyayangi diriku
Apa saja yang ku buat selalu menjadi perhatianmu
Bagimu akulah cahaya hidup
Menjadi penerang kegelapan mu
Begitu juga dengan diriku

Tiada pernah kau menyinggung perasaaan ku
Tiada pernah kau sakiti aku
Hatiku kau belai bagai permata
Kau rela bersama mengisi hari hariku
Merajut hari hari ku

Apabila kini diriku engkau benci
Tiada lagi ceria kau berikan untukku
Tiada lagi canda kau berikan
Bahkan senyumpun tiada terukir
Hanyalah perpisahan yang kau pinta
......................................................

Jkt, Monday, October 04, 2004 ,11:09 AM
( 0 comments )



Untaian Hati Write Today

SEBUAH TANYA

Tertegun sendu bintang kecil
Memandangi langit malam
Terlihat wajah samar tercipta disana
Entah siapa yang melukisnya
Namun sangat dikenalnya wajah itu

Bersembunyi sendu di balik kelam malam,
Senggaja menatap sang bintang kecil.....
dalam diam...diam....diam
Membisu.....

Bersamanya pernah terlewati malam
Di bawah sinar rembulan dikelilingi tabur bintang
Di sana pernah tercipta malam penuh warna
Warna segala cerita dihiasi ceria tawa dan canda
Bahkan airmata

Kini tiada lagi semua itu
Telah dicobanya menyibak kelam yang menutup kerinduan
Namun tetap kebisuan yang tercipta
Wajah itu sengaja bersembunyi dibalik kelam
Enggan menyapa sang bintang kecil

Sebuah tanya berperang dalam bhatin
Salahkah aku....?
Yang telah mengungkap kejujuran kata hati
Sedang tiada disana maksud menyakiti
Ataupun membuat lara duka dihati

Tiada lagi daya saat didengarnya
Satu nada menyampaikan makna perpisahan
Tetes airmata membasahi pipi
Senyum sendu terlukis penuh tanya
Mengapa....?

Duhai langit malam, sampaikan padanya
" Meski dalam gelap tetaplah bersinar melahirkan cahaya,
Pijarkan cahaya itu......
Dan sambutlah datangnya malam yang kan berganti pagi
Yakinlah masih ada sinar mentari penuh kehangatan
Menawarkan kasih persahabatan ".

Jkt, Sunday, October 03, 2004 ,8:00 PM
( 0 comments )



Untaian Hati Write Today

BINTANGKU

Kala malamku sendiri
Satu bintang temaniku
Bila malam telah berganti
Takkan kah kau tinggalkan ku
Sendiri ....ku melangkah tanpamu

Oh malam jangan kau pergi
Temani bintangku ......
Dan sampaikan lah salamku
Pada satu bintangmu, ku sayang ....

Kala langit penuh bintang
Takkan ku lepaskan bintangku
Walau cahayamu hilang
Kau kan selalu di hatiku
Bintangku .....

Sendiri....
Ku melangkah tanpamu

Oh malam jangan kau pergi
Temani bintangku
Dan sampaikan lah salamku
Pada satu bintangmu, ku sayang

Temani bintangku ....
Dan sampaikan lah salamku
Pada satu bintangmu, ku sayang

Semoga sinarmu kan selalu untukku

Jkt, Monday, September 06, 2004 ,4:10 PM
( 0 comments )



Untaian Hati Write Today

Meski Tanpamu

Hari hari meski tanpamu
Selalu teringat kupadamu
Kuyakinkan diri agar tiada sepi
Kuhadirkan bayangmu disisi menemaniku
Kuhadirkan hari di dalam mimpiku
Seperti kuingin kau rasakan hadirku
Seandainya mungkin, ku mampu menembus mimpi
Kan kuukir senyuman termanis untuk dirimu
Bersama berdua...kita nyanyikan
Senandung kenangan tentang kita
Bercerita tentang kita
Merajut kembali malam malam kita
Menebus rindu menyingkap sunyi
Masihkah kan tercipta semua itu dalam nyata
Akankah mimpiku menjadi nyata
Kan ku hadirkan dirimu
Tiada kan ku peduli meski hanya bayangmu



Jkt, Wednesday, July 07, 2004 ,10:58 PM
( 0 comments )



Untaian Hati Write Today

Bersama Bintang

Aku berharap semuanya kembali
Sebagai bukti ku tiada bermimpi
Sekian lama...
Ku tenggelam dalam kelam pekat
Ku berharap bila ini mimpi
Kutetap bisa terbangun
Walau harus lalui perjalanan sunyi

Aku tak ingin memaksakan siapapun
Tuk mengerti aku
Namun ku ingin mengatakan
Aku tengah melawan perasaanku sendiri
Memerangi gejolak pedih sepi
Dan rasa takut disana

Kusadari,
Ku telah menjadi bunga layu tanpa seri
Kupu kupu indah dengan sayap patah
Burung yang kehilangan kicaunya
Bintang kecil dengan sinar yang redup
Hingga anginpun berhenti bertiup
Tiada ingin menyapa ku lagi
Semua meninggalkan diriku

Hari hariku dipenuhi tanda tanya
Semua begitu samar terasa
Ketika pagi terasa asing ku temui
Ketika senja menjelma misteri
Dan bintang malam terasa asing sinarnya
Semua membuatku tak menentu
Membuatku hanya dapat terdiam
Terpaku menanti jawab

Dan pagi ini uraian kata menyentakku dalam kelam
" bangkit ".
Jangan terpuruk dengan keadaan !
Yakini apa yang telah teryakini
Fahami keyakinan itu
Sungguh satu keyakinan atau hanya sebuah harapan ?
*Ku tiada berani menjawab
Tegar dan beranilah menerima kenyataan sepahit apapun
*Kan kucoba

Ternyata masih ada bintang malam disana
Yang selalu memperhatikan dari kejauhan
Datang merentang tangan
Memeluk erat inginku tentang sebuah jawab
Mencoba memadamkan gelora sunyiku
Lewat hangat pancaran sinar kasihnya

Menjanjikan sebuah harapan baru
Bersama menyibak segala yang samar
Ada senyum terukir disana meski gelisah masih terasa
Entah mengapa...
Senyum membias begitu saja tanpa terpaksa terukir

Kita yang telah lama memeluk sepi
Kini berharap mimpi kebahagiaan mengisi
Saatnya untuk tegar
Menyambut esok penuh tawakal
Akan dapatkah kembali ku meniti hari ?

***
" Apakah manusia mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan:
" Kami telah beriman", sedang mereka tidak di uji lagi ?
Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan yang dusta ".
( QS Al Ankabut : 2-3 ) ".

Jkt, Sunday, June 27, 2004 ,6:03 AM
( 1 comments )



Untaian Hati Write Today

Di belenggu sepi

Ingin ku lukis langit malam bertabur bintang
Dimana aku pernah bermain bersamanya
Tenggelam dalam senandung canda
Hingga lewat bintang kuulur salam
Lewat awan kutitip pesan
Tentang rinduku...

Namun malam ini langit begitu cerah
Kerlip cantik berpijar disana
Menyinari sejurus rindu
Tiada daya ku menodainya
Walau hanya segores coretan

Sosok melintas dalam bayangan
Menyelinap kalbu membelai jiwa
Ada resah disana terasakan
Berbisik lirih tanpa suara
Sedang apa kau disana ?
Disini kupeluk rindu
kembalilah padaku dan jangan pergi lagi

Ingatan berputar saat kepergianku
Setulus hati ku bisikkan
Titip rinduku dihatimu

Malam ini kusiapkan tanya untuknya
Sebuah tanya tentang janji
Damai tanya tentang waktu
Yang pernah terlalui dalam kebersamaan
Meski senandung malam telah lama terhenti
Masih adakah rinduku disana ?

Jkt, Saturday, June 26, 2004 ,6:40 AM
( 0 comments )



Untaian Hati Write Today

Samar

Tergugu membaca uraian kata seorang sahabat
Tersiratkan disana persamaan feeling yang terasakan
Yang selama ini tiada seorangpun mempedulikan
Memberi jawab atas sebuah tanyapun mereka enggan
Bahkan dengan teganya beberapa mengatakan
Rasio telah menyimpang dalam diri
Bergelut sendiri menangkis anggapan
Apapun penilaian yang ada
Tetap keyakinan diatas segalanya
Tiada seorangpun berhak mengalihkan
Secercah harap kembali bersemi
Walau tirai samar masih menyelimuti
Keyakinan ada !
Namun dimana ?
Masih mencari jawab
Akankah ada kesangguppan diri
Singkapkan tirai penghalang
Menghempas segala yang samar

Jkt, Friday, June 25, 2004 ,4:09 AM
( 0 comments )



Untaian Hati Write Today

Liar

Liar berpuisi
Tercurah segala rasa yang terselubung
Kemarahan, Kerinduan, Kepedihan dan harapan
Terpadu satu tanpa batas
Bila marah pada Tuhan
Akan sanggupkan melawan murka Nya ?
Bila rindu meraja
Adakah akan terobati hanya dalam bayangan
Bila kepedihan meronta
Dapatkah teredakan
Harapan...
Entah hanya angan semu ataukah mimpi kosong
Dimana, kemana, semua rasa kan mengalir
Atau tiada perlu lagi mempedulikan rasa diatas rasa
Hingga semua berahir dalam mati rasa

Jkt, Thursday, June 24, 2004 ,4:14 AM
( 0 comments )



Untaian Hati Write Today

Ampun hamba duhai Illahi

Pernah kusesali datangnya fajar
Bahkan tiada kuharapkan kehadirannya kembali
Namun kembali....
Dengan kasih Mu duhai Illahi
Kau tegur aku dengan secercah kebahagiaan datangnya fajar
Kau buat hati terpancari cahaya
Bibir mengukir senyuman
Setitik bahagia menyelinap disana
Ampuni hamba....
Yang selalu belum mengerti arti mensyukuri
Segala suasana yang Kau ciptakan
Kini apa alasanku lagi
Menolak datangnya fajar ?
Bila ternyata disanapun ada setitik bahagia
Harapan menyapa
Ampuni hamba duhai Illahi
Bantulah hamba agar dapat mensyukuri segala yang Kau berikan
Walau harus menerjang duka
Ampuni hamba duhai Illahi

Jkt, Tuesday, June 22, 2004 ,8:19 PM
( 0 comments )



Untaian Hati Write Today

Menyapa Bintang

Malam ini kupadangi langit malam bertabur bintang
Kusapa bintangku
Senyum terukir lewat pancaran kerlipnya
Bintangku...
Setiakah menungguku dalam kegalauan
Kemarin malam...
Kabut pekat menyelimuti malamku
Aku tenggelam dalam kelam
Entah apa yang kurasakan ?
Bila aku bersedih namun aku tak dapat menangis
Bila aku bahagia tiada senyum mampu ku ukir
Seakan ku sendiri dalam kegalauan
kurindukan suasana
ketika kita bersama saling menjaga
saat kita berbagi rasa
Bintangku...
Ingin ku ceritakan kepedihan yang kurasa
Masih kucari satu rembulanku yang kini entah dimana
Namun sebuah jawab telah ku fahami
Terungkap segalanya yang samar
Kuterima sepedih rasa
Namun tiada akan terlupakan
Kebersamaan yang pernah membuat bahagia
Yang pernah berurai tawa dan airmata
Berulang ku eja namanya
Nyeri terasa menusuk relung kalbuku
Rembulan itu kerap menjadi lentera yang menerangi hatiku
Menemaniku mengeja jalan hidup memberi kekuatan
Bintangku...
Kini sebelum fajar menyapa
Dan embun pagi jatuh menghadang
Yang sebenarnya tak pernah ku harapkan datang
Bersamamu disini ingin kutumpahkan segala resahku
Biarlah sementara fajar tiada hadir
Hingga tak ada satupun bulan dan bintang
Yang dapat terhalangi pancaran cahayanya
Yang darinya akan terjadi perbedaan
Antara kehilangan dan kedukaan
Di sepanjang lorong kesunyian
Temani aku kembali meniti hari hariku
Agar dapat kembali temukan yang terasa hilang
Agar dapat kuraih kembali yang telah gagal
Agar dapat kembali ku ukir senyuman
Walau masih terbalut duka

Jkt, Sunday, June 20, 2004 ,8:01 AM
( 0 comments )



Untaian Hati Write Today

Ketika itu

Kau datang saat aku berteman sepi
Kau datang tepat dalam resahku
Kau temani aku
Kau rayu diriku
Kau bangkitkan semangatku
Kini...
Baru saja kuterbangun dari mimpi burukku
Kucari dirimu
Ingin kuceritakan semua
Ingin kukatakan...
Aku siap menyapa hari
Kembali tertawa riang bersamamu
Bersama kita teruskan perjalanan
Walau dengan tempat yang berbeda
Namun...
Dimana dirimu ?
Dimana suaramu ?
Dimana ...?
Mengapa belum juga kutemui dirimu
Masihkah aku dalam mimpi kelamku
Bila ini mimpi...
Ku ingin mimpi ini segera berakhir
Lalu ku terbangun
Friend...
Sambutlah hadirku
Sapalah diriku
Jangan pergi dariku

To you my best friend
Where are you ?

Jkt, Friday, June 18, 2004 ,5:26 AM
( 0 comments )



Untaian Hati Write Today

Akankah

Akankah kembali terbit mentari pagi
Akankah dia kembali menelan malam
Membuat redup sinar bintang
Menyelimuti malam menjadi suram
Adakah kuasaku menghalau
Atau dapatkah ku memohon
jangan ganggu malamku
Biarkan ku damai disana
Bermandikan cahaya bulan
Riang bersenandung
Berteman bintang bintang

Jkt, Wednesday, June 16, 2004 ,4:37 PM
( 0 comments )



Untaian Hati Write Today

"Bintang Malamku"

Bintang malamku . . .
Aku hanya Ingin menyapamu
Aku hanya ingin merasakan kehadiranmu
Bintang Malamku . . .
Tahukah kamu?
Bintang kecil ini dalam keresahan
Menanti jawab yang tiada hadir
Menyapa sahabat hati
Namun tiada tersampaikan
Bahkan aku pun tak tahu
Dimanakah dia ?
Siang rasanya terlalu panjang
Setiap malam menjelang pun
Aku tak bisa melihatmu
Bintang malamku . . .
Aku bersembunyi diantara bintang yang lain
Aku takut akan mengetahui
Kenyataan yang tiada dapat kuterima
Rasa yang tersembunyi dalam hatiku
Walau...
Ingin rasanya kupahami jawab yang samar
Tapi apa daya
Bintang kecil ini
Tiada ingin kehilangan
Entah dalam waktu berapa lama lagi
Kudapat merayu hatiku
Dalam kesabaran Iman ketabahan
Maka ijinkan aku
Berbicara...
Hanya lewat untaian hati
Rinduku...
Di bawah sinar rembulan
Tersembunyi dalam kerlip seribu bintang
Di balik kisi jendela kamar
Membuat resah jiwa
Kuingat kamu
Disaat sulit terlelap
Kucoba untuk mengusir sepi
Ku coba bermain dalam ingatan
Kenangan yang pernah ada bersamamu

Jkt, Tuesday, June 15, 2004 ,9:57 PM
( 0 comments )



Untaian Hati Write Today

Aku Masih ada [^__^]

Bukan taksudi aku mejawab pertanyaanmu?
Bintang tak pertah tenggelam
Bunga membisu bukan berarti dia tak ingin berbicara
Kupu kupu melayang kesana kemari karena dia bingung
dia mesti berbuat apa dan dia punya alasan sendiri
mengapa kupu kupu melayang kemana mana
di karenakan dia ingin mengucapkan sesuatu
namun apa daya, dia tak kuasa
mungkin di waktunya yang tepat
dia pasti menceritakan hal ini.
kau tidak bertemankan sepi, karena aku selalu ada di sampingmu
aku tak pernah meninggalkan mu.
jangan pernah kau merasa bahwa aku akan meninggalkanmu
dia selalu setia menunggumu
jangan pernah kau mengatakan bahwa kau siap mati
tapi kau akan menjalani kehidupan baru mu
pagi ini kau mesti mengirup udara segar
dan kupu kupu menari menari
melihat di rimu bahagia
hanya ini yang bisa aku jawab untukmu
jangan pernah kau bersedih
karena aku juga merasakan kesedihan mu
ku ingin melihatmu bahagia
kutunggu dirimu sampai kapan pun
karena ada hal yang ingin aku ucapkan
dan yang ingin aku ungkapkan!!!!
kutunggu dirimu selalu sampai kapanpun

this post writer by andy for mithlove
may be now u read this post

Jkt, Sunday, June 13, 2004 ,12:22 AM
( 0 comments )



Untaian Hati Write Today

Masih adakah aku ?

Tiada yang sudi menjawabku lagi
Bahkan bintang bintangpun tenggelam dalam pekat
Bunga bunga ditaman semua membisu
Kupu kupu entah melayang kemana ?
Kembali aku berteman sepi
Semua telah meninggalkan aku
Mungkin semua tau
Akulah yang siap mati
Dan tiada yang tau pagi ini aku masib bernafas
Walau tanpa nuansa kehidupan
Jasadku menari mengelilingi nuansa sunyi
Tanpa ku tau jiwaku bersemayam dimana ?
Entah apa yang kurasakan
Walau kerongkongan terasa kelu
Walau mata terasa panas
Walau dada terasa menyesak
Namun untuk menangispun aku tak mampu

Jkt, Wednesday, June 09, 2004 ,4:20 PM
( 0 comments )



Untaian Hati Write Today

Arti pertemuan

Bertemu dan berpisah karena Nya
Mungkin dengan perpisahan
Kita kan mengerti arti pertemuan
Bila kau rindu padaku coba pandangi bunga bunga di taman
Kan ku jelmakan senyum dan salamku
Pada cerianya bunga bunga di pagi hari
Kan ku sampaikan salam pada bintang di waktu malam
Kan ku ukir doa di kesunyian malam
Doa untuk kita bersama
Semoga masih kan ada hari esok untuk kita
Ingatlah...
Tangisku adalah tanda kelemahanku di hadapan Nya
Namun bukan kelemahan semangatku
Masih kan ku hadapi apapun yang harus ku hadapi
Masih ada harapan dan doa di qalbu
Untuk dapat lebih kupahami makna
Dari semua yang tersirat dan tersurat
See u again....

Jkt, Thursday, May 27, 2004 ,4:47 PM
( 0 comments )



Untaian Hati Write Today

Sejuk segar di pagi hari
Sejuk segar cerah sekali
Burung burung bernyanyi riang
Nyanyian burung menyambut pagi

Pagi ini indah sekali
Bunga merah berseri seri
Mandi sinar surya pagi
Salam bunga selamat pagi

Kumbang dan kupu kupu kupu
Ramai bernyanyi riang
Menghampiri bunga bunga indah
Kumbang dan kupu kupu
Ramai datang kesana
Riang menyambut bunga mawar merah

:)*nyanyi

Jkt, Tuesday, May 25, 2004 ,7:57 PM
( 0 comments )



Untaian Hati Write Today

Kupu kupu

Lewat bingkai jendela kamar
Kupandangi bunga bunga yang indah bermekaran
Betapa semarak dan terlihat segar sebuah taman
Dengan hiasan bunga yang berwarna warni

Beberapa ekor kupu kupu berterbangan
Hinggap dari satu bunga ke bunga lainnya
Seakan saling bekejaran riang namun begitu tenang
Berlomba mendapatkan madu termanis dari sang bunga
Indahnya....
Cerianya....
Seakan tiada duka nestapa mengiris hatinya

Selintas terbersit angan dihati
Andai aku menjadi kupu kupu...
Yang dapat terbang riang diatas bunga bunga
Yang dapat terbang jauh diatas segala resah dan kemelut dunia
Terbang jauh dimana tidak ada derita, rasa sakit dan kematian.

Ach....
Andai aku tak dilahirkan....
Pikiran aneh melintas dihati
Kelahiran...?
Lalu bagaimana kupu kupu itu lahir ?
Ingin hati ini menjerit...
Astaghfirullah....
Ampuni hamba ya Allah....
Kini ku fahami bagaimana kupu kupu itu terlahir

Ternyata kupu kupu cantikpun terlahir dengan mengalami proses
Proses yang kubayangkan menyakitkan
Sebelum dia dapat mejelma dengan segala keindahannya
Kemudian dengan bebas terbang sesuka hatinya
Kuasa Allah yang merubah ulat yang menjijikkan
Menjadi kupu-kupu yang cantik menawan
Dan tentu tak terbayangkan bagaimana sakit sang ulat
Yang selama berhari hari mengalami proses
Tersekat dalam gelapnya bungkus ruang yang menyesakkan

Illahi kuasa Mu...
Menjadikan segalanya melalui proses
Bahkan diriku...
Seorang manusia...
Seorang hamba, yang ingin Kau uji
Dengan berbagai cobaan
Dapatkah aku sekuat ulat yang terlihat begitu lemah
Dengan ketabahannya menjalani proses
Hingga ahirnya menjadi cantik
Dan dapat terbang...terbang...terbang dengan leluasa.

Sejuta penyesalan menyelimuti hati
Betapa aku tak pernah menyadari
Arti di balik sentuhan Kasih Mu
Mungkin dengan semua cobaan yang harus kujalani
Ada kuasa rencana Mu atas diri ini
Mungkin juga atas orang orang disekeliling
Bila ini adalah proses untuk dapat lebih kupahami
Akan arti menjadi lebih baik diriku
Untuk lebih mendekatkan diri pada Mu
Ampuni hamba ya Allah
Biarlah kujalani prosesku
Dengan rasa sakit dan kecemasan
Semoga dapat membuatku
Lebih menghargai segala kenikmatan yang pernah
Dan selalu Kau limpahkan padaku.

jkt pagi hari di kamar rs

Jkt, Sunday, May 23, 2004 ,9:57 PM
( 0 comments )



Untaian Hati Write Today

Andai Di Takdirkan

Sepoi bayu yang melintas pergi
Menerjah sepi melepas syahdu
Sendiri memikirkan tunjang kehidupan
Yang telah tertulis disepanjang perjalanan

Setiap pertemuan pasti diakhiri dengan perpisahan
Sama ada duka atau gembira walalu berbeda keadaan
Berpisah mati sudah ketentuan ilahi
Berpisah hidup mungkin juga suratan

Walau seyakin mana di hati kan bersama
Jika tiada ridha Allah SWT maka akan terpisah jua
Hanya doa yang selalu terukir
Agar tercipta semua damba kalbu

Walau perpisahan tiada pernah di undang
Namun bersama adalah ketentuan Illahi
Tapi berjanjilah, andainya esok bukan milik kita
Bersedialah menerima Kenyataan

Lewat pancaran bintang sampaikan salam
Bergema salam serata buana
Segunung doa, selautan kasih dan titipan rindu
Teruntuk orang terkasih
Andai di takdirkan tiada lagi
Mohon maaf khilaf yang pernah ada

Jkt, Sunday, May 02, 2004 ,11:29 AM
( 0 comments )



Untaian Hati Write Today

Resah hati putri bintang kecil

Ketika kabut keresahan gelap mengoyah sanubari
Hati seakan goyah, kebimbangan menggoda dalam diam terpaku
"Aku ada ..., Aku disini ".
Terdengar bisikan menyentak, seberkas sinar terang hadir menyusup,
Seakan menembus kabut hati hingga melambung tinggi, melewati gugusan bintang dilangit, mengarungi samudra lautan sanubari.
"Aku tak sanggup mengarunginya, Aku takut ".
Bisik hati lemah tiada daya.
"Kamu kuat, kupercaya kamu kuat, kutau kamu kukenal siapa dirimu".
Kembali bisikan bintang melambung,
Lirih terdengar namun memancarkan kekuatan.
Dengarlah !"aku ada, bangkitlah".
Bisikan yang seakan tiada putus mengemakan kilatan
Cahayanya berpendar menyingkap kabut dihati
Kembali hati diterangi cahaya,
Seakan dapat terlihat kehidupan luas membentang dihadapan
Ter'untai kata hati, " Aku kan kuat,
Kan kembali kuraih sinar keindahan dalam hari hari mendatang
Penuh untaian doa dalam pengharapan
"Tuhan aku datang bersimpuh dan bersujud, memohon kepadaMu,
"Bantulah hamba".Pinta hatiku.
Seakan terdengar suara sabdaNya
Seakan membuka pintu hati memancarkan cahaya
Berpendar disekeliling seakan memberi kekuatan yang luar biasa membuat hati tersungkur dalam kekaguman,
"TUHAN, Kau dengar doa pengharapanku,
Terimakasih Tuhanku yang maha Rahim
puisi ini ku buat di jkt, pagi hari 4 mart2004, ditemani sang bintang

Jkt, ,11:10 AM
( 0 comments )



Untaian Hati Write Today

Akhirnya....

Telah kutetapkan satu pilihan
Entah dengan terpaksa atau dengan kesadaran ?
Ku tak mau lagi memikirkan
Biarlah kujalani seperti apa yang di inginkannya

Ternyata....
Aku memang tak berdaya...
Egoku terkalahkan rasa kasihku padanya
Kusadari betapa besar cinta kasih
Yang selalu di limpahkannya padaku
Dengan ketulusan yang begitu menyentuh

Dalam menemani hari hariku
Mendidik dan membesarkanku
Merawat dan melindungi diriku
Mengorbankan segalanya untukku

Pengorbanan impian dan cita-citaku
Mungkin belum sepenuhnya dapat membalas
Segala yang telah diberikannya padaku

Tuhanku ...
Engkau yang maha tau...
Beri hamba waktu ...
Untuk dapat memberikan sedikit rasa bahagia dihatinya
Meski hanya untuk beberapa saat

Jkt, Wednesday, April 28, 2004 ,11:08 AM
( 0 comments )



Untaian Hati Write Today

Ternyata

Hidupku penuh dengan impian
Dan sanggupkah ku wujudkan impian menjadi kenyataan ?
Hidupku adalah kesempatan
Dapatkah ku gunakan kesempatan masa hidupku ?

Tantangan menghadang di hadapanku
Akan sanggupkah aku menghadapinya ?
Hidupku bagai petualangan
Sanggupkah aku melewatinya ?

Hidupku juga bagai pertandingan
Akan sanggupkah aku memenangkannya ?
Hidupku di bayangi tragedi
Dapatkah aku menyibaknya ?

Namun yang ku yakini
Hidup memang penuh cobaan
Aku harus sanggup mengatasinya
Dan...
Hidup memang kewajiban
Aku harus bisa memenuhinya
Berjuang demi hidup
Menyusun kekuatan Iman demi ahir kehidupan
Ya Illahi....
Bantulah hamba Mu yang lemah ini

Jkt, Monday, April 19, 2004 ,12:37 AM
( 0 comments )



Untaian Hati Write Today

Diam

Hmm....dalam diam
Ingin kulampiaskan marah
Ingin kucurahkan resah
Ingin ku lebur kecewaku
Ingin kutumpahkan tangisku
Ingin ku berteriak memanggil tawa
Ingin kuberlari meninggalkan semua yang ada
Ingin ku bertanya...
Namun adakah yang peduli ?
Kembali hanya pada Nya...
Semua rasa yang menyentak jiwa
Dapat kupaparkan melalui pengaduanku
Tuhanku...
Beri aku kekuatan untuk menerima segala kenyataan
Yang tiada daya aku merubahnya.

Jkt, Sunday, April 18, 2004 ,7:35 PM
( 0 comments )



Untaian Hati Write Today

Sepi sahabatku

Hmm...ternyata Sepi adalah sahabat setiaku
Sepi sahabatku telah mengajarkannku tentang banyak hal.
Dimana bersama sepi aku merenung
Bersama sepi aku menangis
Bersama sepipun aku dapat tersenyum
Bersama sepi aku berfikir
Bersama sepi aku memupuk angan
Bersama sepi aku memupuk cita
Dan bersama sepi aku dapat bersujud
Mengadukan segala resah hati keharibaan Nya
Memohon ampunan, mengucap syukur
Mengadu pada Nya, memohon sinar kasih Nya
Ternyata .....
Sepiku bukan ber arti sendiri
Begitu banyak yang dapat kukerjakan bersama sepi
Dan menangis dikala sepi adalah satu kejujuran untaian hati
Dimana dapat kusadari kebahagiaan yang terlewat
Juga dapat ku yakini kebahagiaan kan kembali datang
Sepi ku telah banyak bercerita
Tentang segala yang tersirat...
Dan segala yang kudamba
Disini...dikamar ini aku berteman sepi
Namun aku masih bisa mendengar ...
Pintu jendela yang terbuka dan tertutup
Seakan berbicara...
Dia menjadi saksi...
Bagaimana telah ku habiskan waktu
Bejalan keluar mengukir hari
Berteman sepi dibawah tatapan langit malam
Yang akan menjelma menyapa pagi
Sepiku mengatakan...
Tiada yang abadi didunia ini
Lihatlah malam yang berganti pagi
Rasakan perjumpaan yang pasti diahiri perpisahan
Dan....
Hidup didunia ini tak akan lama
Sepiku mengingatkan...
Bersiaplah...
Sepikupun bertanya
Sudah siapkah aku ?

Jkt, Tuesday, April 13, 2004 ,10:18 PM
( 0 comments )



Untaian Hati Write Today

Penantian

Kadangkala aku berkhayal...
Seorang datang menemaniku
Begitu ingin...berbagi cerita
Mengarungi hari, yang berwarna
Dimana dia...?
Siapakah dia...?
Yang dapat menemaniku
Ternyata bagai mengejar bayangan
Kian menghilang...
Dan aku ...
Hanya menanti penuh harap...
Dan berjuta angan

Jkt, Saturday, April 10, 2004 ,5:24 AM
( 0 comments )



Untaian Hati Write Today

Bila

Bila hati berkata, siapakah yang akan mendengar ?
Hanya Dia yang mengetahui
Apa yang tersirat dalam hati setiap insan

Jkt, ,12:38 AM
( 0 comments )

Powered by Mithlove